Tips Mengolah Daging Kambing Supaya Tidak Bau

paket aqiqah

Apa yang Anda pikirkan mengenai daging kambing? Yang pertama mungkin dagingnya alot, kemudian di susul bau prengus. Sebenarnya jika diolah dengan baik dan benar tentu akan menghasilkan daging yang enak. Daging kambing banyak disukai oleh banyak orang dan menjadi salah satu sumber protein hewani. Meskipun di gadang-gadang sebagai pemicu kolesterol, nyatanya daging kambing bermanfaat untuk kesehatan. 100 gram daging kambing terkandung sekitar 109 kalori dan 20.6 gram protein. Sedangkan kandungan lemaknya mencapai 2 gram saja. Selain itu daging kambing pun rendah kolesterol dan tidak mengandung karbohidrat. Untuk daging kambing sendiri memiliki manfaat mencegah kanker, anti inflamasi, membakar lemak, mencegah anemia, meningkatkan kesehatan mental, dan masih banyak lainnya.

10 Tips Mengolah Daging Kambing yang Benar

Daging kambing tidak hanya bisa dinikmati ketika Idul Adha saja, namun juga bisa dinikmati saat melakukan ibadah aqiqah anak. Selain itu juga banyak tempat-tempat yang menjual makanan dari daging kambing ini. Untuk Anda yang ingin memasak daging kambing, pastinya sedikit ragu apakah nantinya masih bau prengus atau malah alot. Nah untuk menghindari dua hal tersebut, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Menyingkirkan Lemak

Aroma prengus sebagian besar dihasilkan dari lapisan lemak yang menempel pada daging kambing. Anda bisa membuang lemak yang menempel pada daging terlebih dahulu dengan cara mengirisnya. Supaya lebih mudah, bisa didinginkan terlebih dahulu di dalam lemari es. Apabila lapisan lemak sudah membeku, maka bisa diiris secara lebih mudah pastinya.

  1. Jangan Dicuci

Untuk daging lain pastinya akan dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada daging tersebut. Namun berbeda untuk daging kambing. Tekstur daging kambing malah akan menjadi alot dan berbau amis tajam jika dicuci terlebih dahulu. Ada baiknya jika daging kambing langsung direbut dan tidak perlu dicuci. Setelahnya air rebusan dibuang dan bisa diolah seperti daging pada umumnya.

  1. Menaburi Garam

Jika daging kambing sudah terlanjur dicuci, maka bisa menambahkan garam. Taburkan garam dan ratakan ke seluruh permukaan daging kambing, selanjutnya diamkan selama 1 jam. Setelahnya cuci kembali daging kambing tersebut sebelum diolah. Menaburkan garam diatas daging kambing ini pun tentunya bukan tanpa alasan. Dengan menaburkan garam ini bisa mengunci bau tidak sedap yang dikeluarkan oleh daging kambing.

  1. Direbus dengan Rempah-Rempah

Apabila Anda suka mencuci daging sebelum memasak, ada baiknya jika merebus daging kambing yang sudah dicuci menggunakan rempah berbau harum. Misalnya menggunakan daun jeruk, kemangi, serai dan jahe. Rempah-rempah mempunyai aroma dan rasa khas serta memiliki peran menghilangkan aroma prengus pada daging kambing. Anda bisa mencoba melumuri daging kambing dengan jahe dan mendiamkan sebentar sebelum di masak.

  1. Membaluri dengan Parutan Nanas

Buah nanas memiliki getah yang tajam, biasanya dimanfaatkan untuk melunakkan daging kambing. Dengan begitu daging kambing tidak akan alot. Selain itu getah nanas ini pun juga bisa membantu mengatasi aroma amis pada daging kambing. Parut buah nanas secukupnya, kemudian balurkan dan ratakan ke setiap sisi daging kambing. Selanjutnya diamkan selama kurang lebih 30 menit dan bisa diolah seperti pada umumnya.

  1. Balurkan Parutan Pir

Selain buah nanas, nyatanya buah pir juga bisa dimanfaatkan untuk membuat daging kambing menjadi lunak. Di negara-negara Barat, pemakaian buah pir malah lebih umum dibandingkan dengan menggunakan buah nanas. Caranya pun seperti buah nanas, buah pir di parut terlebih dahulu. Kemudian parutan pir dibalurkan ke atas daging kambing dan didiamkan beberapa saat. Barulah nanti daging kambing bisa diolah menjadi sajian sesuai yang diinginkan.

  1. Bungkus dengan Daun Pepaya

Daun-daunan juga bisa dimanfaatkan untuk melembutkan dan mengatasi bau tidak sedap daging kambing. Salah satunya adalah daun pepaya. Anda bisa membungkus daging kambing yang akan diolah dengan menggunakan daun pepaya. Nantinya enzim yang terkandung dalam daun pepaya akan membuat daging kambing menjadi lebih empuk. Apabila tidak ada daun pepaya, maka bisa menggunakan daun lainnya. Misalnya menggunakan daun jambu atau daun jati untuk membungkus daging kambing.

  1. Melumuri dengan Jeruk Nipis

Jeruk nipis tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk membuat minuman atau membuat minuman menjadi segar saja. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk mengolah daging kambing. Air pada jeruk nipis tidak hanya bisa membuat mengurangi bau amis dan membuat lunak daging kambing saja. Namun juga bisa membunuh bakteri. Anda bisa melumurkan air jeruk nipis ke atas daging kambing mentah. Kemudian diamkan selama kurang lebih 30 menit sebelum dimasak seperti biasa.

  1. Lumuri dengan Cuka Apel

Kemudian Anda juga bisa memanfaatkan cuka apel untuk membuat daging kambing. Ketika Anda ingin memasak daging kambing menjadi steak, ada baiknya jika melumuri dengan cuka apel terlebih dahulu. Hal ini akan membuat daging kambing menjadi lebih juicy dan memberikan rasa manis yang samar. Selain cuka apel, juga bisa memanfaatkan cuka lainnya. Caranya rebus daging kambing pada air yang sudah diberi cuka selama beberapa saat sebelum di masak atau dibumbui.

  1. Masak dengan Lobak

Anda juga bisa memasukan irisan lobak ke dalam rebusan daging kambing. Cara ini pun cukup banyak dipakai dari zaman dulu sampai sekarang. Lobak memiliki kandungan kolin yang rendah dan dipercaya bisa menghilangkan aroma khas dari kambing. Semakin tinggi kadar kolin maka bisa menambah aroma tidak sedap pada daging kamnbing. Untuk perebusannya cukup 30 menit saja.

  1. Rendam di Dalam Cola

Minuman Cola pun sebenarnya juga bisa dimanfaatkan untuk membuat daging kambing menjadi lebih empuk dan menghilangkan bau. Cukup direndam selama 30 menit dan dimasak sesuai selera.

  1. Marinasi

Cara ini menjadi salah satu cara mengolah daging kambing untuk sate. Supaya daging sate kambing tidak berbau prengus bisa mencampurkan dengan beberapa bumbu. Seperti daun jeruk, bawang putih dan ketumbar. Selanjutnya rendam daging kambing dalam racikan dan diamkan selama beberapa menit, barulah bisa dimulai bakar.

  1. Rebus dengan Kacang Hijau

Mungkin cara ini belum pernah Anda dengar sebelumnya? Namun cara ini pun bisa dikatakan efektif untuk menghilang bau prengus. Anda bisa merebus daging kambing bersamaan dengan kacang hijau dengan takaran 1 kg daging kambing direbus bersama dengan 5 gram kacang hijau. Rebus selama 15 menit, setelahnya angkat dan tiriskan daging kambing terlebih dahulu. Setelah cukup dingin, barulah bisa diolah sesuai selera.

  1. Menyimpan Daging

Apabila terdapat sisa daging kambing yang tidak semuanya bisa diolah, maka bisa disimpan di freezer supaya tidak mudah rusak. Daging yang sudah dimasukkan ke dalam wadah kedap udara nantinya bisa bertahan sampai berbulan-bulan.

Itulah beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengolah daging kambing menjadi lebih empuk dan tidak berbau prengus.